Minggu, 20 September 2015

Pengertian Jaringan Komputer

 Ilham H.A. Wahab
1401010041
I Putu Agus Eka Pratama (Dosen)
Jaringan Komputer
STMIK Primakara

Jaringan (network) adalah sebuah sistem operasi yang terdiri atas sejumlah komputer dan perangkat jaringan lainnya yang bekerja bersama-sama untuk mencapai suatu tujuam yang sama atau suatu jaringan kerja yang terdiri dari titik-titik (nodes) yang terhubung satu sama lain, dengan atau tanpa kabel. Masing-masing nodes berfungsi sebagai stasiun kerja (workstations). Salah satu nodes sebagai media jasa atau server, yaitu yang mengatur fungsi tertentu dari nodes lainnya. Pada dasarnya teknologi jaringan komputer itu sendiri merupakan perpaduan anatara tenologi komputer dan juga teknologi komunikasi.
1.    Physical Layer
Physical Layer merupakan layer di lapisan pertama (terbawah) pada pemodelan layer jaringan komputer. Sesuai namanya, lapisan (layer) ini lebih banyak menangani perangkat fisik (hardware) pada jaringan komputer. Termasuk juga didalamnya pengolahan sinyal, baik digital maupun analog. 
2.    Data Link Layer
Merupakan layer di lapisan kedua dan berada satu lapis di atas physical layer. Data Link Layer memiliki sejumlah fungsi penting di dalam jaringan komputer, khususnya terkait dengan kontrol data dan kesalahan, pengalamatan fisik serta dengan perangkat keras dan perangkat lunak. 
3.    Network Layer
Network Layer merupakan layer di lapisan ketiga dan berada satu lapis diatas Data Link Layer. Network Layer memiliki sejumlah fungsi penting di dalam jaringan komputer. Beberapa diantaranya adalah :
·         Membantu didalam mendefinisikan alamat komputer didalam jaringan melalui tatap muka sistem operasi dan aplikasi.
·         Membantu didalam pembuatan header dari paket data (Packet Header)
·         Terlibat di dalam proses Routing.

4.    Transport Layer
Transport Layer merupakan layer di lapisan keempat dan berada satu lapis diatas Network Layer. Transport Layer memiliki sejumlah fungsi penting di dalam jaringan komputer. Beberapa diantaranya adalah :
·         Untuk mencegah paket data ke dalam beberapa buah unit data.
·         Memberikan penomoran untuk setiap pecahan paket data.
·         Membantu di dalam proses datagram paket data.

5.    Session Layer
Session Layer merupakan layer di lapisan kelima dan berada satu lapis diatas Transport Layer. Session Layer memiliki sejumlah fungsi penting di dalam jaringan komputer. Beberapa diantaranya adalah :
·         Melakukan proses pendefinisian dan pembuatan koneksi.
·         Melakukan pemeliharaan koneksi.
·         Melakukan penghancuran koneksi.

6.    Presentation Layer
Presentation Layer merupakan layer di lapisan keenam dan berada satu lapis diatas Session Layer. Sesuai dengan namanya, Presentation Layer bertugas menerjemahkan data yang ditransmisikan oleh aplikasi ke dalam format yang dapat ditransmiskan ke dalam jaringan komputer.
 
7.    Aplication Layer
Aplication Layer merupakan layer di lapisan ketujuh (teratas). Aplication Layer mempunyai sejumlah fungsi penting di dalam jaringan komputer. Diantaranya :
·         Mendefinisikan spesifikasi aplikasi untuk dapat berkomunikasi di dalam jaringan komputer
·         Sebagai antar muka (interface) aplikasi dengan jaringan.
·         Membantu di dalam pengaksesan jaringan.

8.    Over the Top
Merupakan teknologi informasi di bidang pendekatan dan pemodelan untuk video dan audio streaming, messaging dan jejaring sosial, memanfaatkan koneksi internet dari provider dan berbasis mobile
 
9.    Peer to Peer
Peer to peer (P2P) merupakan sebuah paradigma, teknologi dan pemodelan jaringan dimana setiap peer saling terhubung dan saling berkontribusi di dalam penyediaan layanan dan pertukaran data.
 
10.  Quality of Service
QOS merupakan sekumpuilan teknik dan mekanisme yang menjamin perfomansi dari jaringan komputer di dalam penyediaan layanan kepada aplikasi-aplikasi di dalam jaringan komputer.
 
11.  Keamanan pada Jaringan Komputer
adalah proses untuk mencegah dan mengidentifikasi penggunaan yang tidak sah dari jaringan komputer. Langkah-langkah pencegahan membantu menghentikan pengguna yang tidak sah yang disebut “penyusup” untuk mengakses setiap bagian dari sistem jaringan komputer.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar